Title : From Radio In Love
Author : ReeneReenePott
Main Cast : Choi Minho, Bae Suzy*imagine if it was you for now*
Supporter cast : Kim Jong Hyun, Luna, Choi Siwon, Im Yoona
Length : Sequel
Genre : Romance, School Life, Friendships, Family
“Baiklah, selamat siang semuanya, apakah pendapat kalian tentang hari ini? Ya, menurutku hari ini sangat cerah, namun malang bagi kalian yang berolahraga, sekarang mulai terik dan pastinya membuat kalian semakin gerah. Yaahh.. untuk melepas gerah mungkin serentetan lagu yang akan kubawa akan memulih kan semangat kalian siang ini.
“Namun sebelum itu, akan kubacakan beberapa surat dari siswa-siswi sekalian. Yang pertama.. dari Kibum untuk Jae Won. Waaw.. aku sering melihat nama ini. Ada apakah dengan mereka? Yak, isinya adalah, ‘Jae Wonnie, kutunggu kau di depan gerbang ya, kau kan sudah janji akan berbelanja bersamaku’ Ya!! Kibum! sejauh mana hubungan kalian huh? Hahahaha…
Author : ReeneReenePott
Main Cast : Choi Minho, Bae Suzy*imagine if it was you for now*
Supporter cast : Kim Jong Hyun, Luna, Choi Siwon, Im Yoona
Length : Sequel
Genre : Romance, School Life, Friendships, Family
TEASER
“Baiklah, selamat siang semuanya, apakah pendapat kalian tentang hari ini? Ya, menurutku hari ini sangat cerah, namun malang bagi kalian yang berolahraga, sekarang mulai terik dan pastinya membuat kalian semakin gerah. Yaahh.. untuk melepas gerah mungkin serentetan lagu yang akan kubawa akan memulih kan semangat kalian siang ini.
“Namun sebelum itu, akan kubacakan beberapa surat dari siswa-siswi sekalian. Yang pertama.. dari Kibum untuk Jae Won. Waaw.. aku sering melihat nama ini. Ada apakah dengan mereka? Yak, isinya adalah, ‘Jae Wonnie, kutunggu kau di depan gerbang ya, kau kan sudah janji akan berbelanja bersamaku’ Ya!! Kibum! sejauh mana hubungan kalian huh? Hahahaha…
“Lanjut ke surat kedua. Dari Donghyun untuk… mwoya? Untuk Nara?? Ya.. isinya..’Nara-yah, jangan lupa minum obatmu yah, nanti maagmu kumat lagi. Aku tak suka itu.’ Donghyun-ssi, kau sangat perhatian sekali, hahahaha. Cepatlah untuk menyatakan itu!! Hahaha, mianhae, akan kulanjutkan.
“Yang ketiga.. dari… mwo?? noname?? Baiklah, ini menarik sekali isinya. ‘Kau selalu cermelang dibalik kaca itu, membuatku sesak,’ Hahaha.. baiklah… yang menulis kata puitis ini sebaiknya kusarankan agar kau pergi membeli obat asma. Hahahaha. Tapi, kenapa tak ada namanya? Apakah para pendengar ada yang mengetahuinya?? Hahaha. Bagi siapapun, beruntung sekali yang mendapat surat ini.
“Baiklah, 3 surat pertama telah dibacakan. Semua isinya menarik dan keren. Kuharap kalian juga terus menulis surat kepada kami. Hahaha. Baiklah, untuk penyegar hari ini, kuputarkan kalian lagu yang sedang ngetop sekarang. KARA-STEP. Silahkan menikmati…”
Kau melepas headseat streamingmu lalu mendesah nafas pelan. Kegiatanmu sebagai penyiar siaran siang memang menyita waktu istirahatmu, namun kau tetap tenang bahkan semangat menyingkapinya. Kau kembali melihat layar monitor, memeriksa daftar lagu yang telah kau rancang untuk hari itu. Kau melirik sejenak ke arah sosok yang ada di balik layar monitor di luar kaca siaran dan tersenyum simpul.
__
Keesokan harinya kau melangkah ke arah ruang siaran. Kau buka loker kecilmu yang terletak di depan pintu. Setelah meraba dasarnya, kau menemukan secarik kertas berwarna biru. Kau pikir surat itu dari temanmu, Niel, yang suka mengirimimu surat dengan kertas warna ngejreng dengan isi yang menyemangatimu. Namun kau menjadi ragu ketika membaca isi surat itu.
“Yang ketiga.. dari… mwo?? noname?? Baiklah, ini menarik sekali isinya. ‘Kau selalu cermelang dibalik kaca itu, membuatku sesak,’ Hahaha.. baiklah… yang menulis kata puitis ini sebaiknya kusarankan agar kau pergi membeli obat asma. Hahahaha. Tapi, kenapa tak ada namanya? Apakah para pendengar ada yang mengetahuinya?? Hahaha. Bagi siapapun, beruntung sekali yang mendapat surat ini.
“Baiklah, 3 surat pertama telah dibacakan. Semua isinya menarik dan keren. Kuharap kalian juga terus menulis surat kepada kami. Hahaha. Baiklah, untuk penyegar hari ini, kuputarkan kalian lagu yang sedang ngetop sekarang. KARA-STEP. Silahkan menikmati…”
Kau melepas headseat streamingmu lalu mendesah nafas pelan. Kegiatanmu sebagai penyiar siaran siang memang menyita waktu istirahatmu, namun kau tetap tenang bahkan semangat menyingkapinya. Kau kembali melihat layar monitor, memeriksa daftar lagu yang telah kau rancang untuk hari itu. Kau melirik sejenak ke arah sosok yang ada di balik layar monitor di luar kaca siaran dan tersenyum simpul.
__
Keesokan harinya kau melangkah ke arah ruang siaran. Kau buka loker kecilmu yang terletak di depan pintu. Setelah meraba dasarnya, kau menemukan secarik kertas berwarna biru. Kau pikir surat itu dari temanmu, Niel, yang suka mengirimimu surat dengan kertas warna ngejreng dengan isi yang menyemangatimu. Namun kau menjadi ragu ketika membaca isi surat itu.
Kau sangat manis hari ini, aku menunggumu saat siaran.
~noname
Kau terperangah membaca surat itu, namun kau tetap tersenyum dan masuk ke dalam ruang siaran.
TEASER – END
Aku uadh lama gak post FF kan?? Karena PS lagi mandek, jadi aku iseng-iseng bikin teaser ini…. Mudah-mudahan PS akan segera dipost yaa…. Aku kangen ama mereka.. hiks..
Teasernya udah, tapi FF nya belon!! Hehehe… Ini kemaren ada yang ngerequest MinZy couple, nihh… XDD
RCLnyaa!! XDD
Gomawooo…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar